Situ Dan Candi Cangkuang Garut

Posted by on April 13, 2017 in Budaya. Tags: , ,

Candi Cangkuang adalah sebuah Candi Hindu yang terdapat di Kampung Pulo, wilayah Cangkuang, Kecamatan Leles, Garut, Jawa Barat. Candi inilah juga yang pertama kali ditemukan di Tatar Sunda serta merupakan satu-satunya candi Hindu di Tatar Sunda. Candi ini terletak bersebelahan dengan makam Embah Dalem Arief Muhammad, sebuah makam kuno pemuka agama Islam yang dipercaya sebagai leluhur penduduk Desa Cangkuang. Cagar budaya Cangkuang terletak di sebuah daratan di tengah danau kecil (dalam bahasa Sunda disebut situ), sehingga untuk mencapai tempat tersebut melalui jalur utama, pengunjung harus menyeberang dengan menggunakan rakit. Aslinya Kampung Pulo dikelilingi seluruhnya oleh danau, akan tetapi kini hanya bagian utara yang masih berupa danau, bagian selatannya telah berubah menjadi lahan persawahan. Selain candi, di pulau itu juga terdapat pemukiman adat Kampung Pulo, yang juga menjadi bagian dari kawasan cagar budaya.

Garut tak bisa dilepaskan dari Kabupaten Limbangan. Kabupaten Limbangan adalah Kabupaten lama yang ibukotanya dipindahkan ke Garut kini karena seringkali terjadi bencana alam berupa banjir yang melanda daerah ibukota. Selain itu, kurang berkembangnya pusat pemerintahan karena jauh dari sungai yang menjadi sarana transportasi dan irigasi areal pesawahan dan perkebunan. Hari jadi Garut diperingati setiap tanggal 16 Februari.

  • Alamat     :   Jl. Sukarame garut jawa barat
  • Harga     :   Rp.7.500 / orang (untuk rombongan harga dapat berubah di sebabkan ada pengawalan dan biaya tiket rakit)
  • Jam buka     :   Jam 10.00 pagi s/d 16.00 sore
  • Waktu tempuh     :   3 jam dari kota garut jika berkendara dengan roda 4
  • Kontak person     :   Pengelola situ dan candi cangkuang

This slideshow requires JavaScript.

Leave a Reply